Home Ekonomi Wow! Ini Sejarah Di Balik Mobil-mobil Dinas Soekarno

Wow! Ini Sejarah Di Balik Mobil-mobil Dinas Soekarno

146
0
Mobil Chrysler Tunggangan Presiden Soekarno

Oleh. Hana Wulansari

SejarahOne.id – Sang Proklamator yang juga Presiden Indonesia pertama, Ir Soekarno selama menjabat menjadi orang nomor satu Indonesia mengendarai beberapa mobil dinas. Saat itu Indonesia merupakan negara yang baru terbentuk, jadi awalnya tidak ada mobil kepresidenan yang mengantar Soekarno, sehingga beberapa mobil dinas adalah hasil rampasan dari penjajah.

Selama menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Soekarno tercatat sudah pernah menggunakan berbagai merek mobil sebagai kendaraan dinasnya. Mobil-mobil dinas presiden itu hingga hingga saat ini masih diburu oleh pecinta atau kolektor mobil klasik di Tanah Air. Beberapa di antaranya kini dimiliki para anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI). Dan, berikut ini adalah kisah-kisah menarik di balik mobil dinas Soekarno.

Buick 1937

Mobil pertama sang presiden, yaitu Buick 1937 menarik untuk dibahas. Mengutip dari berbagai sumber, cerita ini berawal dari setelah menjabat jadi presiden, orang terdekatnya menganggap Soekarno harus memiliki kendaraan dinas. Kemudian, seorang pengikut Soekarno yang setia bernama Sudiro teringat sebuah mobil limousine merek Buick besar yang begitu cantik.  Sudiro mengetahui ada mobil Buick kepunyaan orang Jepang yang menjabat sebagai kepala Jawatan Kereta Api. Mobil ini cukup besar dengan kapasitas tujuh orang.

Buick 8 ini bukan mobil yang sembarangan. Pada zamannya, mobil buatan Amerika Serikat ini termasuk paling istimewa. Mobil ini populasinya terbatas, hanya diproduksi sebanyak 1.451 unit saja. Buick 8 ini juga sering disebut Limited-8.

Setelah ditelusuri, ternyata sopir Buick 8 ini orang Indonesia. Dalam penuturannya dalam buku ‘Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia’ yang ditulis Cindy Adams, Soekarno meceritakan bila Buick 8 adalah hasil kepahlawanan Sudiro dan si sopir. Sudiro mencuri mobil ini dengan bantuan sang sopir dengan cara menyuruh sopir Buick membawa kabur mobil majikannya ke kampung halamannya di Kebumen, Jawa Tengah.

Buick Super yang pernah digunakan Presiden Soekarno.

Mobil Buick 1937 Pernah dikendarai Soekarno di awal memimpin Indonesia

Mobil ini yang paling lama digunakan Sukarno di awal masa-masa Indonesia merdeka. Mobil kepresidenan era Soekarno yang satu ini digunakan untuk dinas kemanapun, termasuk ke Istana Presiden di Cipanas, Jawa Barat.

Waktu itu saat ke Cipanas, Buick 8 harus lewat jalanan menanjak dan menurun serta melalui berbagai kelokan di kawasan Puncak, Bogor. Pada beberapa literatur disebutkan bila saking seringnya digunakan, mobil bermesin 5.247cc ini kadang mogok di jalan.

Mobil Buick merupakan buatan Amerika yang didirikan oleh seorang pebisnis yang bernama David Dunbar Buick. Dalam sejarah Indonesia, Buick pernah dipakai menjadi mobil kepresidenan yakni Buick 8. Buick 8 limited edition keluaran tahun 1938 digunakan sebagai tunggangan Presiden Soekarno, sejak proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia hingga tahun 1949.

Chrysler Windsor

Chrysler memproduksi Windsor dari tahun 1939 hingga 1961. Mobil asal Amerika Serikat ini awalnya merupakan kendaraan dinas dari Jenderal Soedirman pada tahun 1947, kemudian dijadikan Mobil Kepresidenan Era Soekarno. Ukurannya cukup besar, memiliki kapasitas 7-penumpang.

Pada tahun 1948 mobil ini dibawa ke Jakarta dan langsung dipakai Presiden Soekarno. Windsor ini pernah dipakai pasangan presiden dan wakil presiden Soekarno-Hatta ketika mengikuti Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955 di Bandung.

Chrysler Imperial

Mobil asal Amerika Serikat begitu mendominasi pada dekade awal kemerdekaaan Indonesia. Mobil lainnya yang jadi tunggangan Bapak Proklamator yaitu Chrysler Imperial. Chrysler memproduksi mobil ini antara 1937 sampai 1939 dan Soekarno memakai mobil keluaran 1938.

Chrysler Imperial ini adalah hadiah dari Raja Arab Saudi, Saud bin Abdulaziz Al Saud. Menurut sejarah, mobil ini digunakan untuk keperluan antar jemput anak-anak Presiden yang waktu itu bersekolah di Perguruan Cikini. Chrysler Imperial pernah menjadi korban serangan terhadap presiden.

Saat itu, mobil dilempar granat oleh orang yang tak dikenal di tahun 1957, namun selamat. Serangan yang dikenal sebagai Peristiwa Cikini 1957 menyisakan bekas cacat di spakbor sebelah kiri dan pada kaca belakang yang konon masih ada hingga sekarang. Kerusakan di mobil dipertahankan untuk mengenang peristiwa itu.

 

Chrysler Imperial yang pernah digunakan Presiden Soekarno sebagai kendaraan dinasnya saat disimpan di Hauwkes Auto Gallery. Kemang, Jakarta Selatan, Senin (12/3/2018).

Chrysler Imperial yang pernah digunakan Presiden Soekarno sebagai kendaraan dinasnya saat disimpan di Hauwkes Auto Gallery. Kemang, Jakarta Selatan

GAZ M13A Chaika

Memasuki tahun 60-an, Indonesia menjauh dari kubu Amerika dan kian dekat ke kubu Uni Soviet. Hubungan istimewa antara keduanya membuat para kepala negara turut akrab. Uni Soviet begitu perhatian kepada Indonesia yang dinilai menjadi negara baru yang berpengaruh di kawasan Asia. Begitu dekatnya, Nikita Khrushchev sebagai Presiden Uni Soviet pernah memberikan hadiah mobil untuk presiden Soekarno. Dikutip dari buku ‘Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia’ yang ditulis Cindy Adams.

Di suatu hari saat Nikita Khrushchev sedang berkunjung ke Istana Bogor, saat itu Presiden Sukarno mengatakan kalau salah satu WC di Istana Bogor rusak. Pada 6 Juli 1961, Nikita Khrushchev kemudian mengirimkan 1 toilet beserta sebuah mobil GAZ Chaika M13 Limousine berwarna hitam. Konon, desain mobil mewah Soviet ini mengadopsi desain dari Packard Patrician keluaran 1951.

GAZ Chaika versi limosin ini memakai spesifikasi yang sama persis dengan yang digunakan Khrushchev. Bisa dibilang, GAZ Chaika untuk mobil kepresidenan era Soekarno merupakan mobil kepresidenan kedua yang dibuat oleh GAZ. Mobil pertama dipakai sebagai mobil dinas Nikita Khrushchev.

 

 

Cadillac Fleetwood 75 Limousine

Cadillac Fleetwood menjadi mobil kepresidenan era Soekarno yang terakhir. Desainnya panjang sebagaimana limousine pada umumnya dan banyak sudut tajam yang menandakan bila mobil ini merupakan buatan Amerika. Mobil ini diproduksi tahun 1964 dan merupakan pemberian dari mantan Presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy.

Hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat yang sempat menjauh kembali akrab saat pemerintahan Kennedy. Amerika memberi banyak bantuan kepada Indonesia. Cadillac Fleetwood 75 ini juga sebagai simbolisasi keakraban Kennedy dan Soekarno.

Cadillac Fleetwood ini lebih difungsikan sebagai mobil kenegaraan, seperti untuk menjemput tamu negara atau acara-acara resmi. Cadillac Fleetwood 75 Limosine ini jelas spesial karena termasuk Presedential Series, sehingga tidak diproduksi untuk massal.

 

Sebenarnya masih sangat banyak mobil yang digunakan oleh Presiden Soekarno, baik itu mobil milik pribadi atau inventaris negara. Namun, hanya segelintir mobil kepresidenan era Soekarno yang memiliki kisah unik dibaliknya dan seru untuk diceritakan. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here