Home Opini Waspada, PKI Hadir Dengan Gaya Baru

Waspada, PKI Hadir Dengan Gaya Baru

13
0

Oleh: Rio Ryzki Batee

SejarahOne.id – Paham komunisme yang pernah masuk Indonesia dan menjadi pemicu peristiwa G 30 S oleh Partai Komunis Indonesia, harus tetap diwasapadai pada dewasa ini. Pasalnya kebangkitan dari pahan tersebut saat ini dapat hadir dengan gaya baru yang tidak kita sadari.

Kita memang harus betul-betul mewaspadai akan kebangkitan komunisme di Indonesia, terlebih paham tersebut muncul dengan gaya baru. Semuanya harus mulai sadar terutama masyarakat karena bukan palu arit lagi yang mungkin muncul.

Menurutnya kewaspadaan tersebut muncul, karena kalau simbol palu arit yang hadir maka yang melawan bukan hanya tentara tapi seluruh masyarakat Indonesia. Akan tetapi, dikhawatirkan ada bentuk lain yang masuk tanpa disadari oleh masyarakat.

Sosialisasi oleh pemerintah perlu dilalukan, terlebih dikalangan kaum muda yang masih awam dengan paham komunisme. Dengan peristiwa yang terjadi pada 45-an tentu akan banyak masyarakat yang kurang tahu bahkan tidak sadar.

Terlampau bodoh kalau memakai simbol dulu seperti palu arit, maka seluruh masyarakat Indonesia pasti melawan. Oleh karena itu sangat perlu sosialisasi terutama yang kelahiran 45 keatas, karena adanya komunisme gaya baru.

Disinggung mengenai situasi politik Indonesia saat ini, menurutnya pemerintah atau masyarakat tidak menilai terlalu jauh kepada pihak yang kritis. Karena sekarang terlampau gampang seseorang untuk dianggap makar, mengingat yang ingin melakukan makar tentu dukungan kekuatan senjata.

Sekarang terlalu mudah menilai orang makar, orang yang kritis pada presiden atau pemerintah belum tentu makar. Kalau memang makar maka ingin menggulingkan pemerintah atau presiden, dan hal tersebut pasti ada kekuatan senjata yang mendukung.

Selain itu, masalah politik yang ada di Jakarta, jangan sampai terbawa atau disebarkan di daerah-daerah. Ditambah masyarakat juga perlu mencerna dulu apakah informasi yang diterima di hoax atau tidak.

Perlu ada langkah antisipasi dalam menghadapi ajaran komunisme yang dilarang di Indonesia. Karena bentuk yang hadir pasti tidak sama dengan ketika waktu sebelumnya. Kita harus bekerjasama dan paham komunisme ini harus kita antisipasi. Kewasapadaan perlu ditingkatkan sehingga tidak mengancam UUD 45, Pancasila dan NKRI.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here