Home Merdeka Tokoh Kebangkitan Nasional Seharusnya Samanhudi Bukan Boedi Oetomo

Tokoh Kebangkitan Nasional Seharusnya Samanhudi Bukan Boedi Oetomo

117
0

SEJARAHONE.ID – Hari kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei yang selama ini dikenal, ‘digugat’ Guru Besar Sejarah Unpad Prof Ahmad Mansur Suryanegara. Menurutnya, Hari Kebangkitan Nasional harusnya diperingati pada tanggal 16 Oktober. Begitu pula dengan tokohnya, bukan Boedi Oetomo.

“Hari kebangkitan nasional tanggal 20 Mei itu, sebenarnya salah, yang benarnya yaitu tanggal 16 Oktober dan tokohnya bukan Boedi Oetomo melainkan Samanhudi,” ujar Ahmad Mansur Suryanegara.

Tanggal 16 Oktober tersebut adalah hari jadi Serikat Islam (SI) pada tahun 1905 yang didirikan oleh Samanhudi atau tiga tahun sebelum Boedi Oetomo berdiri pada 1908.

“Boedi Oetomo itu dari kelompok bangsawan Jawa dan dia menentang persatuan nasional. Dari sana saja sudah terlihat kalau Bung Tomo itu tidak layak untuk dijadikan sebagai bapak kebangkitan nasional,” tandasnya.

Bukunya berjudul ‘Api Sejarah: Peran Ulama dan Santri dalam menegakkan NKRI’ yang tebalnya 600 halaman, disebutnya sebagai penulisan ulang tentang sejarah Indonesia baru atau membongkar historigrafi nasional Indonesia yang ditulis para sejarawan sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here