Home Opini Pasca Proklamasi, Terbentuklah Pemerintahan NKRI

Pasca Proklamasi, Terbentuklah Pemerintahan NKRI

429
0

Oleh Hamzah Afifi

Sejarahone.id – Tanggal 18 Agustus 1945, anggota PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia yang masyarakat kenal sebagai UUD 45.

Sebelumnya, dibentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 1 Maret 1945. Lalu pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI diganti menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)

Terbentuklah pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat atau MPR. Setelah itu Soekarno dan Moh Hatta terpilih sebagai Presiden dan wakil Presiden Indonesia yang pertama kalinya.

Hal itu diusulkan dari Otto Iskandardinata dan melalui persetujuan dari PPKI. Indonesia memiliki wilayah yang bisa di bilang luas, transportasi dan komunikasi sekitar tahun 1945 masih sangat terbatas. Larangan dan hambatan untuk menyebarkan berita proklamasi oleh pasukan Jepang di Indonesia merupakan faktor yang menyebabkan berita proklamasi mengalami keterlambatan di berbagai daerah.

Penyebaran proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 dilakukan secara cepat dan menyebar secara luas. Pada saat itu juga teks proklamasi telah sampai di tangan Kepala Bagian Radio dari Kantor Domei atau Kantor Berita ANTARA.

Baru dua kali F. Wuz menyiarkan, tiba-tiba masuk orang Jepang ke ruangan radio tersebut pada saat di umumkan dan marah karena telah mengetahui berita proklamasi telah tersiar ke luar. Akibat penyiaran tersebut, pimpinan tentara Jepang di Jawa memerintahkan untuk harus ralat berita dan menyatakan sebagai adanya kekeliruan. Pada tanggal 20 Agustus 1945 pemancar tersebut disegel Jepang para pegawainya pun di larang masuk.

Namun, sekalipun pemancar pada kantor Doimei disegel, para pemuda bersama Jusuf Ronodipuro yaitu seorang pembaca berita di Radio Domei membuat pemancar baru dengan bantuan teknisi radio. Mereka mendirikan pemancar baru di Menteng 31. Dari sinilah selanjutnya berita proklamasi kemerdekaan disiarkan secara luas.

Selain lewat radio, yang di lakukan para pemuda dalam menyebarkan berita proklamasi juga dilakukan melalui media pers dan surat selebaran. Hampir seluruh koran harian di Jawa yang penerbitannya tanggal 20 Agustus 1945 memuat berita proklamasi kemerdekaan dan UUD 1945. Koran yang pertama kali memuat berita proklamasi adalah Harian Suara Asia yang berada di Surabaya.

Proklamasi kemerdekaan juga disebarluaskan kepada rakyat Indonesia melalui pemasangan plakat, poster, maupun coretan pada dinding tembok, dengan tulisan dalam bahasa Indonesia adalah Hormatilah Konstitusi kami tanggal 17 Agustus!.

Usaha tersebut tidak sia-sia pada akhirnya berita Proklamasi kemerdekaan Indonesia dapat tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia dan sampai keluar negeri. Selain melalui media massa, berita proklamasi juga disebarkan oleh para utusan daerah secara langsung pelosok negeri yang menghadiri sidang PPKI. PPKI melakukan sebanyak 3 kali sidang.

Sidang Pertama dilakukan pada tanggal 18 Agustus 1945 menghasilkan :
1. Mengesahkan UUD 1945
2. Mengangkat Ir Soekarno dan Moh Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia
3. Membentuk Komite Nasional

Sidang Kedua dilakukan pada tanggal 19 Agustus 1945 menghasilkan :
1. Membentuk pemerintah daerah yang terdiri dari 8 provinsi
2. Membentuk Komisi Nasional Daerah
3. Membentuk 12 Kementrian dan 4 Menteri Negara
4. Membentuk TRI

Sidang Ketiga dilakukan pada tanggal 22 Agustus 1945 menghasilkan :
1. Menetapkan KNIP
2. Membentuk PNI
3. Membentuk Badan Keamanan Rakyat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here