Home Ekonomi Sejarah Surat Kabar Pertama di Indonesia

Sejarah Surat Kabar Pertama di Indonesia

24
0
Harian Panji, surat kabar pertama di Indonesia

Sejarahone.id – Saat ini semakin sedikit orang yang membaca surat kabar. Sekitar 10 tahun lalu, surat kabar menjadi salah satu rujukan utama ketika orang hendak memperoleh informasi.

Surat kabar atau koran kini mungkin semakin ditinggalkan seiring dengan perkembangan media digital dan teknologi komunikasi. Namun masih banyak juga orang yang memilih koran sebagai sarana untuk memperoleh informasi.

Koran pertama yang terbit di Indonesia yakni pada zaman VOC sekitar tahun 1745. Isi surat kabar pertama tersebut hanya memuat aneka berita tentang kapal dagang VOC, mutasi pejabat, berita pernikahan, kelahiran dan kematian. Pembacanya pun masih terbatas warga Belanda sendiri.

Judul dari surat kabar tersebut adalah Bataviasche Nouvelles. Koran ini diterbitkan seminggu sekali sebanyak 4 halaman yang semua isinya beritanya ditulis tangan. Koran ini kemudian berkembang pesat dan berubah menjadi koran yang berisi kritik terhadap perbudakan di Batavia dan perilaku penguasa VOC ketika itu. Tepat pada 20 Juni 1746, koran pertama ini pun menjadi yang pertama kali dibredel seperti diceritakan dalam buku “Toko Merah: Saksi Kejayaan Batavia lama di Tepi Muara Ciliwung” karya Thomas B. Ataladjar.

Bataviasche Nouvelles baru dilanjutkan 30 tahun kemudian oleh Verdu nieuws dengan bentuk surat kabar mingguan yang hanya berisi iklan saja. Koran lain muncul di tahun 1795, bernama Al Juab sebagai koran berbahasa melayu pertama untuk umum. Koran ini berisi tentang agama islam tetapi tidak dapat bertahan lama, koran ini mati di tahun 1824.

Di tahun-tahun berikutnya muncul koran-koran lain baik harian ataupun mingguan. Koran menjadi media utama untuk menyebarkan informasi dan semakin berkembang setelah kedatangan mesin cetak di Batavia. Kemunculannya kemudian baik berbahasa melayu ataupun berbahasa Belanda menjadi bagian dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, terlebih setelah terbitnya koran nasional pertama, Medan Prijaji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here