Home Uncategorized Sejarah Akhir Hayat Abu Lahab dan Istrinya

Sejarah Akhir Hayat Abu Lahab dan Istrinya

109
0

SEJARAHONE.ID – Abu Lahab adalah salah satu dari empat orang paman Nabi Muhammad SAW. Ia dikenal dengan kisah kematiannya yang mengenaskan. Semasa hidupnya, Abu Lahab kerap menentang ajaran Islam dan membenci Rasulullah SAW.

 

Bau Busuk dan Angkernya Kuburan Abu Lahab, Paman Sekaligus Musuh Nabi SAW

Kuburan Abu Lahab

Abdul uzza bin Abdul Muthalib merupakan seorang terhormat di Makkah. Dia memiliki paras rupawan, kedudukan, dan harta yang berlimpah. Tidak hanya itu, ia juga menjadi keturunan leluhur pilihan yang pandai bergaul.
Kendati demikian, kekayaan dan kemashyuran itu tidak ada artinya. Sebab, ia tidak mengikuti syariat Islam, bahkan menentang dan mencelakai Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, Allah SWT mengekalkan nama Abu Lahab, yang artinya api.

Kejahatan Abu Lahab dan Istrinya

Tidak hanya Abu Lahab, istrinya, Ummu Jamil Aura’ juga membenci Nabi Muhammad SAW. Suatu ketika, ia pernah meletakkan duri dan kayu di jalan yang sering dilalui Rasulullah SAW untuk mencelakainya. Karena perangai yang kejam, sosok Ummu Jamil diabadikan Allah sebagai perempuan pembawa kayu bakar di Surah Al-Masad.

 

Istri Abu Lahab bernama Arwa binti Harb bin Umayya, yang merupakan salah satu penentang kuat bagi Nabi Muhammad SAW. Nama populernya adalah Ummu Jamil. Dia putri dari harb, pemimpin besar Suku Quraisy.

Garis keturunan tersebut membuat Ummu Jamil disegani dan menonjol di sukunya. Lalu dia menikahi Abu Lahab yang tak lain adalah paman Nabi Muhammad SAW. Ummu Jamil dan Abu Lahab punya enam anak, yaitu Utbah, Utaiba, Muattab, Al-Durra, Al-Uzza, dan Khalidah.

Orang-orang kafir mulai memusuhi Nabi Muhammad SAW, ketika wahyu turun. Saat itu Nabi SAW berdakwah dan mengajak orang-orang kala itu meninggalkan berhala. Namun dakwahnya mendapat penolakan dari banyak orang termasuk Abu Lahab dan istrinya. Pasangan ini mendukung perlawanan dan membantu menyakiti Nabi SAW.

Ummu Jamil mendesak putranya, Utbah dan Utaibah untuk menceraikan putri Nabi Muhammad SAW. Sebelumnya Utaibah menikahi putri Nabi SAW bernama Ummu Kultsum, sedangkan Utbah menikahi Ruqayya. Ummu Jamil juga sempat mengambil batu dan melemparkannya ke arah Nabi Muhammad SAW dengan niat menyakiti.

Dampak dari apa yang dilakukan Ummu Jamil dan Abu Lahab kepada Nabi Muhammad SAW diabadikan dalam surat Al-Lahab. Dalam Alquran, Allah SWT mengutuk Abu Lahab dan istrinya.

Dalam Surah itu disebutkan, kutukan Allah SWT telah datang untuk mereka, dan tempat mereka adalah di Neraka.  Allah SWT berfirman:

تَبَّتْ يَدَآ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّۗ – ١ مَآ اَغْنٰى عَنْهُ مَالُهٗ وَمَا كَسَبَۗ – ٢  سَيَصْلٰى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍۙ – ٣  وَّامْرَاَتُهٗ ۗحَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ – ٤  فِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍ ࣖ – ٥

“Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia!. Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka). Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah). Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.” (QS Al-Lahab: 1-5)

Bagaimana Abu Lahab dan istrinya meninggal? Banyak riwayat yang menyatakan wafatnya Abu Lahab dan Istrinya. Disampaikan bahwa Abu Lahab meninggal setelah peristiwa Perang Badar, di mana dia terjangkit penyakit yang tidak diketahui jenisnya. Namun Abu Lahab sendiri meyakini dia menderita bisul di perut atau juga kolera.

Penyakit yang dideritanya menimbulkan bau tak sedap yang membuat siapapun enggan mendekatinya. Bahkan ketika sudah meninggal, dia dikubur hanya dengan batu tanpa ada yang mendekatinya.

Sedangkan istrinya, Ummu Jamil mati saat duduk di atas batu  di padang pasir, dengan kalung di lehernya. Kalung tersebut dia berjanji menggunakan kalung itu didonasikan untuk menentang Nabi Muhammad SAW. Lalu Allah mengambil ajalnya tanpa maksudnya terwujud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here