Sastrawan Indonesia dan Puisi-puisinya yang Melegenda

    27
    0

    SEJARAHONE.ID – Puisi, sebuah seni tertulis, dimana seorang penyair menggunakan bahasa untuk menambah kualitas keindahan pada makna semantis dan metaforis. Puisi yakni tentang bait-bait yang berisi sebuah kalimat indah yang tersusun dan dikemas dengan semenarik mungkin. Puisi memiliki keunikan yang utuh disertai dengan majas, sehingga tak ada kebosanan untuk para penikmat sajak.

    Indonesia dan dunia kesustraannya telah melahirkan para sastrawan terkemuka yang melegenda dan namanya telah mendunia dan dapat menginspirasi bagi siapapun yang membaca dan merenungi puisi-puisinya.

    Sastrawan indonesia tentunya memiliki puisi yang menakjubkan dan digubah dalam syair yang sedemikian rupa indah nan esensial. Sederet nama sastrawan Indonesia yang tak kalah dengan penyair dunia dan sejumlah judul puisinya yang melekat diingatan penikmat sajak diantaranya:

    1. Chairil Anwar

    Chairil Anwar

    Seorang penyair Indonesia berdarah Minangkabau lahir di Medan, Sumatera Utara, 26 Juli 1922 – meninggal di Jakarta, 28 April 1949 pada umur 26 tahun. Ia mendapat julukan “Si Binatang Jalang” dari karyanya yang berjudul Aku.

    Aku

    Kalau sampai waktuku 
    Aku mau tak seorang kan merayu
    Tidak juga kau
    Tak perlu sedan itu

    Aku ini binatang jalang 
    Dari kumpulanya terbuang

    2. WS Rendra

    WS. Rendra

    Willibrordus Surendra Broto Rendra (W.S. Rendra) lahir di solo, Hindia Belanda, 7 November 1935 – meninggal di Depok, jawa Barat, 6 agustus 2009 pada umur 73 tahun. Penyair ini memiliki julukan “Burung Merak”. Tahun 1967 ia mendirikan bengkel teater dan melahirkan para seniman diantaranya Sitok srengenge, Radhar Panca Dahana, Adi Kurdi, dan lain lain. Ketika kelompok teaternya kocar kacir karena tekanan politik, ia memindahkan bengkel teater di Depok, Oktober 1985. Salah satu puisi terbaiknya yaitu:

    Kangen

    Kau tak akan mengerti 
    Bagaimana kesepianku 
    Menghadapi kemerdekaan tanpa cinta

    Kau tak akan mengerti
    Segala lukaku
    Karena luka telah sembunyikan pisaunya

    Membayangkan wajahmu adalah siksa.
    Kesepian adalah ketakutan dalamkelumpuhan.
    Engkau telah menjadi racun dalam darahku.
    Apabila aku dalam kangen
    Dan sepi itulah berrti
    Aku tungku tanpa api.

    3. Afrizal Malna

    Afrizal Malna

    Afrizal Malna namanya dikenal luas melalui karya-karyanya berupa puisi, cerita pendek, novel, esai sastra yang di publikasikan di berbagai media massa. Ia lahir di Jakarta, 7 juni 1957 dan hidup selama 61 tahun. Salah satu puisinya yaitu:

    Antri Uang di Bank

    Seseorang datang menemui punggungku
    Membicarakan sesuatu, menghitung sesuatu,
    Seperti kasur yang terbakar dan hanyut di sungai.
    Lalu ia meletakan batu es dalam botol mineralku

    4. Sapardi Joko Danamo

    Sapardi Joko Danamo

    Prof. Dr. Sapardi Djoko Danamo lahir di Surakarta, 20 Maret 1940; umur 78 tahun. Ia kerap dipanggil dengan singkatan namanya, SDD. SDD dikenal mengenai hal-hal sederhana namun penuh makna kehidupan, sehingga beberapa diantaranya sangat populer, baik di kalangan sastrawan maupun khalayak ramai. Salah satu puisi yang palingf menyentuh yaitu:

    Yang Fana Adalah Waktu

    Yang fana adalah waktu
    Kita abadi
    Memungut detik demi detik. Merangkainya seperti bunga
    “tapi, yang fana adalah waktu, bukan?” tanyamu. 
    Kita abadi.

    5. Sutardji Calzoum Bachri

    Sutardji Calzoum Bachri

    Sutardji adalah pujangga Indonesia terkemuka. Ia lahir di Rengat, Indragiri Hulu, 24 Juni 1941; umur 77 tahun. Dari sajak- sajaknya itu sutardji memperlihatkan dirinya sebagai pembaharu perpuisian Indonesia. Salah satu puisinya yaitu:

    Hemat

    Dari hari ke hari
    Bunuh diri pelan – pelan
    Dari tahun ke tahun
    Bertimbun luka di badan
    Maut menabungKu
    Segobang – segobang

    Sosok dan karya sastra dalam bentuk puisi para sastrawan di atas adalah harta karun yang harus dijaga dan diwarisi oleh bangsa ini kini dan ke depan.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here