Home Galeri Kisah Pesta Norak Imelda Marcos

Kisah Pesta Norak Imelda Marcos

37
0

SEJARAHONE.ID – Bocoran WikiLeaks menceritakan dokumen yang bernama  “The Kissinger Cables”–  merujuk nama Menteri Luar Negeri AS kala itu, Henry Kissinger. WikiLeaks telah beraksi dengan membocorkan lebih dari 1,7 juta dokumen milik Amerika Serikat pada 8 April 2013,  yang meliputi komunikasi diplomatik atau laporan dari tiap negara di dunia periode 1973-1976.

Salah satu dokumen bocor itu mengungkapkan tentang Pesta norak yang diprakasai Imelda Marcos, dari Manila, Filipina.

Mantan Dubes AS di Manila, William Sullivan mengungkap soal perayaan “norak” yang diselenggarakan ibu negara Imelda Marcos untuk suaminya pada tahun 1973.

Sullivan mengaku bingung melihat ratusan tentara berpakaian seperti perempuan demi memuaskan hati sang diktator, Ferdinand Marcos selama pesta, yang berlangsung dua hari dua malam.

“Setiap aspek dari acara itu terlalu berlebihan, terlalu lama, dan cita rasanya patut dipertanyakan,” tulis Sullivan dalam dokumen yang dibocorkan WikiLeaks, seperti dimuat Daily Mail, Senin (8/4/2013).

Laporan Sullivan ditulis pada 12 September 1973, ditujukan pada Panglima Komando Pasifik AS dan rekan-rekannya di Departemen Luar Negeri AS.

Kabel diplomatik itu juga mengungkap, meski secara resmi disebut Presiden Marcos “merayakan ulang tahun di meja kerjanya”, faktanya ia menikmati pesta pria dua hari yang diselenggarakan istrinya yang flamboyan — yang terkenal seantero dunia memiliki koleksi sepatu mahal terbesar di dunia. Yang namanya identik dengan keserakahannya.

Dan Sullivan mengungkap, gara-gara pesta itu, pekerjaan pemerintah praktis berhenti sementara selama 2 hari. Bahkan pemakaman Kardinal yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan “tenggelam”.

Termasuk dalam pesta tersebut adalah aksi militer, parade maupun menerbangkan pesawat, rangkaian upacara, makan malam, konser, pertunjukan, yang kesemuanya dilakukan secara ‘wah‘.

Namun, melupakan aspek keanggunan dan kepantasan. “Seperti para jenderal angkatan bersenjata yang diminta, sebagai bagian pertunjukan di lantai istana, berparade dengan pakaian perempuan yang norak.”

“Ini membuat para petinggi militer menggerutu. Sementara para istri para petinggi militer yang ditunjuk berdiri dengan muram, tanpa senyuman.”

Tentu saja Imelda yang bertanggung jawab atas ketidaknyamanan ini. “Namun, Presiden (Ferdinand Marcos) tampak menikmati dan  seakan tak mempedulikan respon negatif dari kalangan istana, terutama para pejabat senior militer.” Padahal, pada merekalah begitu banyak program masa depan Marcos akan bergantung.

“Hanya anak-anak Marcos yang terlihat malu dengan apa yang mereka saksikan.”

Laporan tentang pesta Imelda Marcos hanya salah satu dari dokumen yang dibocorkan WikiLeaks. Sebelumnya dokumen-dokumen tersebut dilabeli NODIS alias “tak distribusikan. Atau  “Eyes Only” — hanya untuk dibaca. Juga sejumlah dokumen yang sebelumnya dikategorikan rahasia.

Sejumlah besar dokumen dibawa pendiri WikiLeaks,  founder Julian Assange (41), selama berlindung di Kedubes Ekuador di London, secara efektif menjalani “tahanan rumah” sekaligus menghindar dari ekstradisi ke Swedia di mana ia bakal menghadapi ancaman hukum.

Sumber: Liputan 6

TULISKAN PENDAPAT KAMU?

Please enter your comment!
Please enter your name here