Home Pahlawan Perjuangan Kartini Untuk Kesetaraan Gender adalah Aspirasi Ajaran Islam

Perjuangan Kartini Untuk Kesetaraan Gender adalah Aspirasi Ajaran Islam

42
0
Kartini bersama Suami

SEJARAHONE.ID – Raden Ajeng (RA) Kartini merupakan pejuang sekaligus pelopor kemajuan kaum wanita di Indonesia. Berkat pemikiran dan usahanya, perempuan-perempuan Indonesia memiliki pendidikan dan hak yang sama dengan laki-laki.

Kartini memperjuangkan hak-hak wanita, yang seharusnya memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan dan berkarya dalam sektor publik adalah bagian dari ajaran Islam yang dipelajarinya. Islam memandang kedudukan pria dan wanita sama sederajat yang memiliki hak yang sama dalam beberapa hal. Kedudukan wanita ditempatkan dalam posisi mulia dalam Islam.

Namun, yang terjadi pada masa Kartini tidak demikian. Wanita hanya membidangi dapur kasur dan sumur.

Kartini mendobrak tradisi itu. Kartini mendirikan sekolah untuk kaum wanita, sehingga para wanita yang buta huruf menjadi bisa membaca dan memiliki pengetahuan dengan membaca.

Kartini pun berupaya mentransfer pengetahuan dan pemikiran-pemikirannya pada para wanita. Kartini mengajak agar kaum wanita berilmu.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, RA Kartini ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan keputusan Presiden Nomor 108 pada 2 Mei 1964.

RA Kartini lahir pada 21 April 1879 di Mayong Jepara. Setiap tanggal 21 April di Indonesia ditetapkan sebagai Hari Kartini. Baca juga: Biografi RA Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan Dalam buku Sisi Lain Kartini (2016) oleh Djoko Marihandono dan kawan-kawan, berikut sikap-sikap teladan dari Raden Ajeng Kartini: Berani dan optimis RA Kartini ditentang oleh masyarakat sekitar karena memiliki pandangan berbeda.

Kartini berkeinginan keras  memperjuangkan martabat perempuan, Kartini dengan berani mendobrak aturan-aturan yang ada. Kartini menganggap bahwa perempuan harus keluar rumah untuk belajar dan mengejar cita-cita. Tidak hanya di dalam rumah, apalagi hanya mengurusi rumah tangga.

RA Kartini dikenal sebagai perempuan yang mandiri. Kartini selalu mencari cara agar pemikirannya bia tersampaikan oleh orang banyak. Meski tidak sekolah tinggi, Kartini selalu belajar dengan usahanya sendiri.

Bahkan dirinya terkenal gemar menulis surat kepada sahabat penanya. Baca juga: 4 Perempuan Pahlawan Nasional Sederhana RA Kartini lahir dari keluarga bangsawan. Ayahnya merupakan bupati Jepara. Meski berasal dari keluarga yang terpandang, Kartini tetap hidup sederhana dan berteman dengan siapa saja. Berwawasan luas Dari kegiatannya menulis surat, wawasan Kartini semakin luas. Dirinya semakin berpikir bahwa perempuan harus memiliki hak yang sama dengan laki-laki. Baik dalam pendidikan, bekerja, dan berpendapat. Inspiratif Semua yang dilakuakn RA Kartini menunjukkan keikhlasan dan sungguh-sungguh. Dengan perjuangan dan sikapnya, kini sosok RA Kartini dapat menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia maupun negara lain. Pandangan-pandangan yang diberikan Kartini, serta semangat perjuangannya mampu membangunkan generasi muda untuk turut semangat dan kreatif demi bangsa dan negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here