Home Ekonomi Peran Kertas dan Dunia Tulis Menulis dalam Peradaban Manusia

Peran Kertas dan Dunia Tulis Menulis dalam Peradaban Manusia

35
0
Papirus

SEJARAHONE.ID – Lahirnya kertas yang ditelusuri di masa kekaisaran China pada tahun 105 M telah menjadi tonggak perubahan peradaban dunia. Berkat kertas, sejarah peradaban manusia terdokumentasikan dengan baik, bahkan hingga di masa kini. Kata ‘paper’ atau kertas, seperti dikutip dari Encyclopaedia Britannica, berasal dari nama tanaman alang-alang papirus.

Tanaman ini tumbuh subur di sepanjang Sungai Nil di Mesir.  Pada zaman kuno, lapisan berserat dari tanaman ini yang terdapat pada batang dihilangkan, lalu ditempatkan berdampingan, kemudian disilangkan pada sudut siku-siku dengan serangkaian lapisan yang diatur serupa.

Hasilnya, membentuk lembaran yang dibasahi dan ditekan. Setelah mengering, getah tanaman yang seperti lem, menjadi perekat yang merekatkan lapisan-lapisan tersebut. Baca juga: Penemuan yang Mengubah Dunia: Surat Suara, dari Tembikar hingga Kertas Dicoblos   Papirus menjadi bahan tulisan yang paling banyak digunakan di zaman kuno, sehingga tak heran jika banyak catatan sejarah atau manuskrip kuno terdokumentasikan pada papirus yang masih bertahan dengan baik hingga masa kini.

Era pembuatan kertas modern yang disebut menjadi cikal bakal sejarah kertas yang akhirnya mendunia, yakni berkembang pertama di China dan dibuat oleh seorang pejabat di masa pemerintahan Dinasti Han, bernama Cai Lun atau Ts’ai Lun sekitar tahun 105 M.

Cai Lun membuat selembar kertas dari mulberry dan berbagai serat pohon yang selanjutnya diolah dengan jala ikan, kain lap tua dan limbah rami. Seiring waktu, semakin banyak permintaan kertas buatan Cai Lun yang datang dari pelosok negeri selama era Dinasti Han.

Terutama sejak karya-karya klasik banyak dihancurkan oleh dinasti sebelumnya dan ajaran konfusius mulai resmi didokumentasikan untuk pertama kalinya di masa itu. Seni pembuatan kertas dari China tersebut akhirnya mencapai Samarkand, wilayah Asia Tengah pada tahun 751 dan 793 M.

Ditemukan makalah pertama dibuat di Baghdad pada masa Harun ar-Rashid. Peran dunia Islam mengenalkan kertas Jejak dokumentasi tulisan selama berabad-abad terus berpindah ke lebih dari selusin media. Sebelum manuskrip-manuskrip kuno terdokumentasi dalam lembaran-lembaran papirus, tablet tanah liat telah lebih dulu mendominasi selama 3000 tahun.

Sebelum kertas lahir, papirus yang menjadi asal kata paper, menjadi media tulis pertama yang banyak digunakan di zaman kuno. Papirus terbuat dari tanaman alang-alang yang banyak tumbuh di sepanjang Sungai Nil.(BRITISH MUSEUM/WIKIMEDIA COMMONS) Periode yang jauh lebih lama dari masa lahirnya kertas hingga saat ini. Hal itu disampaikan seorang penulis yang bernama Mark Kurlansky pada buku Paper: Paging Through History, seperti dikutip dari The Atlantic.

Namun, populasi tanaman alang-alang sebagai bahan baku papirus semakin sedikit dan tanaman tersebut mudah hancur, sehingga tidak banyak persediaan dunia untuk membuat lembaran tulis berkualitas tinggi. Hingga proses pembuatan kertas mulai diketahui berasal dari China. Secara umum proses pembuatan kertas Cai Lun dilakukan dengan menghancurkan serat selulosa.

Berbagai inovasi yang dilakukan China, membantu kertas menjadi lebih kuat, lebih tipis dan lebih murah untuk diproduksi. Baca juga: Penemuan yang Mengubah Dunia: Karet Gelang, dari Pengikat Kertas Jadi Permainan     Inovasi inipun terus menyebar, termasuk ke dunia Islam di tengah masa kejayaannya di abad ke-9. “Al-Qur’an mengatakan bahwa muslim yang baik harus mencari ilmu, dan mereka melakukannya dengan penuh semangat dan dengan banyak tinta dan kertas,” tulis Kurlansky.

Tahukah Anda bahwa ternyata kata ‘kertas’ berasal dari bahasa Arab, seperti kaghid dan qirtas. Kata yang digunakan dalam kitab suci umat Islam yang dianggap berasal dari China. Berkat penemuan kertas, muslim pencinta kertas membantu menyebarkan berbagai ilmu pengetahuan, seperti matematika, astronomi, kedokteran, teknik, pertanian, bahkan hingga sastra ke orang lain. Menyebarkannya ke berbagai belahan dunia, termasuk di dunia Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here