Home Khasanah Mengepung Konstantinopel Dari Zaman Ke Zaman

Mengepung Konstantinopel Dari Zaman Ke Zaman

33
0

Oleh: Akmal Burhanuddin Nadjib

SEJARAHONE.ID – Kaum muslim telah melakukan 11 kali pengepungan terhadap benteng Konstantinopel; 7 kali dilakukan pada 2 abad pertama Islam dan 4 kali sisanya dilakukan pada masa kekhilafahan Utsmaniyah.

Pengepungan pertama
Dilakukan oleh Muawiyah bin Abi Sufyan pada masa kekhilafahan Utsman bin Affan pada tahun 34 H – 654 M.

Pengepungan kedua
Dilakukan oleh Yazid bin Muawiyah pada masa kekhilafahan Bani Umayyah pada tahun 47 H/667 M saat ayahnya Muawiyah bin Abi Sufyan menjadi khalifah

Pengepungan ketiga
Di lakukan oleh Sufyan bin Aus pada tahun 52 H/672 M dimasa kekhilafahan Bani Umayyah dibawah khalifah Muawiyah bin Abi Sufyan.

Pengepungan keempat dan kelima
Dilakukan oleh Maslamah dimasa pemerintah Umar bin Abdul Aziz tahun 98 H dan dilanjutkan pada masa pemerintahan Hisyam bin Abdul Malik.

Pengepungan keenam
Pengepungan ini adalah pengepungan yang paling dahsyat dilakukan pada masa Bani Umayyah berkuasa. Saat itu kekhilafahan dipimpin oleh Sulaiman bin Abdul Malik tahun 99 H.

Pengepungan ketujuh
Dilakukan pada masa kepemimpinan Harun Ar Rasyid dan Al Mahdi saat Bani Abbasiyah berkuasa.

Empat pengepungan berikutnya dilakukan oleh para sultan dari kekhilafahan Utsmaniyah. Menguasai benteng Konstantinopel masih menjadi harapan kaum muslimin. Bahkan menjadi obsesi setiap muslim sepanjang perjalanan sejarah kala itu.

Ada ungkapan yang disampaikan Napoleon Bonaparte terkait Konstantinopel, “Jika dunia adalah sebuah kerajaan tunggal, Konstantinopel tempat yang tepat untuk menjadi ibukotanya.”

Konstantinopel adalah tempat yang dijanjikan Rasulullah, tempat yang hanya dapat ditundukkan oleh panglima dan pasukan pilihan. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya akan dibuka kota Konstantinopel, sebaik-baik pemimpin adalah yang memimpin saat itu dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan perang saat itu“.

Ahmad 4/235
Bukhori dalam Tarikh Shoghir hal. 139
Thobroni dalam Al Kabir 1/119/2
Hakim 4/4/422
Ibnu Asakir 16/223 dan lainnya.

Imam Al Hakim berkata: “sanadnya shohih dan disepakati oleh Adz Dzahabi”.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here