Home Merdeka Menelusuri Makam Pendiri Kota Semarang

Menelusuri Makam Pendiri Kota Semarang

38
0

Oleh Abdurrahman Shaleh

Sejarahone.id – Sayuh suara lantunan bacaan ayat-ayat Al Qur’an terdengar di komplek makam Ki Ageng Pandanaran. Suara itu berasal dari para peziarah yang datang dari berbegai wilayah di Indonesia.

Makam yang terletak di Jalan Mugas Dalam II/4, Kelurahan Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang akan semakin ramai jika memasuki hari dan momen tertentu seperti Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan memperingati haul Sunan Pandanaran.

Bagi warga Semarang dan sekitarnya, nama Sunan Pandanaran atau Ki Ageng Pandan Arang barangkali sudah tidak asing lagi, beliau merupakan figur pendiri Kota Semarang yang Fenomenal. Selain sebagai Bupati Semarang pertama, beliau merupakan tokoh penyebar Islam di tanah lumpia asuhan Sunan Kalijaga.

Di dalam kompleks makam Ki Ageng Pandanaran, terdapat beberapa benda yang menghiasi dinding, silsilah keluarga, lukisan-lukisan dan beberapa pusaka, ada juga petilasan shalat Ki Ageng Pandanaran yang masih terlihat jelas dan tersusun rapi di dalam ruang khusus.

Kompleks makam tokoh legendaris di Semarang ini sudah beberapa kali direnovasi sejak 1975, dulu hanya berupa bangunan dari bambu yang dikelilingi pohon-pohon belantara yang subur. Di sela-sela kesuburan pohon itu, terdapat pohon asam yang jarang (bahasa Jawa: asem arang) yang lantas wilayah itu menjadi cikal bakal nama “Semarang”.

Ki Ageng Pandanaran meninggal tahun 1496, dalam perjalanan menyebarkan agama Islam Ki Ageng Pandanaran menerapkan ajaran “Manunggaling Kerso Maring Gusti”, sebuah ajaran yang mengajarkan penghambaan secara utuh terhadap Allah SWT. Beliau mensyaratkan satu rasa yang tidak boleh terbagi-bagi ke hal lain, hanya kepada Allah SWT satu-satunya zat yang harus harus diakui dan disembah.

Meski dianggap sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah berdirinya Kota Semarang, foto atau lukisan Ki Ageng Pandanaran selama ini ternyata tidak jelas, tidak ada referensi yang jelas dan tepat terkait foto dan lukisan Ki Ageng Pandanaran, meskipun di kompleks pemakaman terdapat lukisan yang menggambarkan sosok Ki Ageng Pandanaran namun lukisan tersebut belum sepenuhnya dipercaya sebagai sosok Ki Ageng Pandanaran.

Hingga saat ini Ki Ageng Pandanaran masih menjadi sosok yang terus dikenang masyarakat. Makam Ki Ageng Pandanaran masih banyak orang yang mengunjungi untuk berziarah termasuk para pejabat dan pengusaha yang datang untuk meminta berkah kepada Allah melalui wasilah Ki Ageng Pandanaran.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here