Home Opini Kepemimpinan Berbasis Kebohongan

Kepemimpinan Berbasis Kebohongan

131
0

Oleh Prof Ryaas Rasyid

Sejarahone.id – Pagi ini saya kirim pandangan, dalam bentuk tulisan ini. Dalam pandangan saya, bangsa kita ini sedang mengalami azab Allah akibat salah pilih pemimpin. Kepemimpinan berbasis kebohongan ini mengundang kemurkaan Allah. Azab itu berupa kezaliman penguasa pada semua level, memburuknya kondisi kehidupan masyarakat lapisan bawah.

Azab lainnya adalah rusaknya persatuan, konflik sesama ummat Islam, terpuruknya daya beli bersamaan dengan nilai rupiah (dobel negatif, karena daya beli jatuh akibat pengangguran dan phk,  kemudian nilai uang pun merosot). Disamping itu, terjadi kerusakan moralitas penegak hukum dibeberapa wilayah.

Semua ini adalah akibat kehadiran para pembohong di puncak-puncak kepemimpinan negara dan pemerintahan. Bagaimana mereka akan mampu menghentikan Azab Allah kalau masih terus menumpuk kebohongan?  Doa-doa para kiai dan ulama yang dikumandangkan pada acara-acara kenegaraan dan pemerintahan tidak akan sampai apalagi terkabul. Mereka hanya pelengkap upacara belaka.

Maka salah satu jalan perjuangan untuk  kembalinya berkah dan rahmat Allah SWT kepada bangsa ini adalah kebangkitan para pejuang melawan kebohongan. Sudah beberapa tahun ini kebohongan menyebar dan beranak pinak.

Kita yang sadar akan hakikat realitas politik dan sosial ekonomi yang semakin buruk ini merasakan betapa bangsa Indonesia terkepung dan terkooptasi oleh kebohongan yang sistematis, sehingga telah sampai ada kondisi yang membahayakan eksistensi kebenaran. Kalau semua ini tdk bisa dihentikan, bukan tdk mungkin kebenaran hanya akan tinggal sebagai kenangan belaka, bahkan jadi bahan olok-olokan. Kebohongan adalah musuh besar peradaban.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here