Home Pahlawan Jenderal Soedirman Sosok Teladan Sebagai Guru Bangsa

Jenderal Soedirman Sosok Teladan Sebagai Guru Bangsa

239
0

Oleh Acep Sukmaprana

SejarahOne.id – Jenderal Soedirman merupakan sosok teladan yang penuh dengan kesederhanaan. Ketokohannya masih terus dikenang banyak orang, khususnya bangsa Indonesia. Walaupun pada kenyataannya Jendral Soedirman bukanlah lulusan akademi militer, beliau lebih banyak dikenal sebagai Bapak TNI.

Dalam sebuah biografi yang ditulis oleh Sadirman bahwa Jenderal Soedirman telah menunjukkan keteladannya baik secara aktif maupun pasif. Secara aktif, Jenderal Sudirman telah melakukan berbagai kegiatan pembimbingan dan pendidikan kepada banyak orang. Secara pasif, kesalehan, budi pekerti luhur, dan nilai-nilai perjuangannya telah menjadi cermin dan acuan bagi siapa saja.

Buku setebal 260 halaman ini menjelaskan kehidupan Jenderal Soedirman, dari lahir hingga beliau berpulang keharibaanNya. Jendral Sudirman lahir dari pasangan suami-istri yang berasal dari rakyat biasa pada 24 Januari 1916 di Dukuh Rembang, Purbalingga. Setelah lahir, beliau diangkat anak oleh keluarga R. Cokrosonaryo.

Sudirman tumbuh menjadi anak yang shaleh. Di masa sekolah Soedirman dikenal sebagai “Guru Kecil”, hal ini disebabkan oleh ketekunan, keuletan, dan kedisiplinannya dalam belajar dan menuntut ilmu. Saat berusia 7 (tujuh) tahun Soedirman bersekolah di HIS Gubernemen. Namun, ketika naik ke kelas VII beliau pindah ke Taman Siswa. Belum genap setahun, sekolah Taman Siswa ditutup karena kekurangan dana. Kemudian Soedirman melanjutkan pendidikannya di MULO Wiworotomo, Cilacap.

Sejak menjadi siswa MULO Wiworotomo telah terlihat tanda-tanda pada diri Soedirman bahwa beliau adalah remaja yang bertanggung jawab yang menyenangi berbagai kegiatan perkumpulan dan organisasi. Aktif di dalam organisasi Ikatan Pelajar Wiworotomo dan di dalam dunia kepanduan. Awalnya beliau memasuki Kepanduan Bangsa Indonesia yang ada di Cilacap. Tetapi kemudian beliau beralih ke pandu Hizboel Wathan. Setelah lulus MULO beliau sempat menjadi siswa HIK Muhammadiyah Surakarta namun hanya kurang dari satu tahun.

Soedirman akhirnya tumbuh menjadi seorang guru profesional. Beliau aktif mengajar di HIS Muhammadiyah Cilacap. Tidak hanya profesional sebagai guru di sekolah, tetapi juga profesional sebagai pendidik di luar sekolah. Soedirman adalah pemimpin sekaligus pendidik dan gurunya para pemuda, pemimpin sekaligus pendidik dan gurunya HW, pemimpin sekaligus pendidik dan gurunya masyarakat, tentu juga pemimpin sekaligus pendidik dan gurunya istri dan anak-anaknya.

Singkatnya, Jenderal Soedirman merupakan seorang tokoh yang hebat. Saat berusia 29 tahun beliau sudah menjadi Panglima Besar TKR dan memimpin perang melawan sekutu di Ambarawa. Pada usia 31 tahun Soedirman memimpin Agresi Militer Belanda I. Dalam membangun kekuatan korps para prajurit, Sudirman dalam kedudukannya sebagai panglima, tidak hanya mendasarkan pada profesionalisme seorang komandan, tetapi beliau juga menempatkan diri sebagai panglima yang merangkap menjadi seorang ayah bagi para prajurit.

Buku biografi ini memberikan keterangan tentang sosok Jenderal Soedirman, secara lengkap dan terperinci. Panglima Besar Soedirman, pemimpin yang jujur, berbudi pekerti luhur dan telah berjuang dengan jiwa raga dan hartanya untuk bangsa dan negara, tergambar dengan jelas pada setiap kata yang tertulis dalam buku ini.

Bagi para pemuda yang mengidolakan sosok Jenderal Soedirman, tidak ada salahnya membeli buku setebal 260 halaman ini. Melalui barisan kata yang disajikan Sardiman, pambaca tidak hanya mendapat pengetahuan seputar Jenderal Soedirman, tetapi juga mendapat pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa sebelum kemerdekaan.

Ada pesan tersirat dari buku biografi ini, hendaknya kita sadar bahwa dalam perjuangan meraih kemerdekaan itu sangatlah tidak mudah. Jenderal Soedirman sebagai salah satu pahlawan pembela kemerdekaan, sudah selayaknya mendapat gelar sebagai Guru Bangsa. Beliau adalah patriot sejati, pendidik yang konsisten dan kompeten bagi semua orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here