Home Opini JAS MERAH: Kebiadaban PKI Dari Masa Ke Masa

JAS MERAH: Kebiadaban PKI Dari Masa Ke Masa

282
0

Oleh: Hamzah Syahid Afifi

SEJARAHONE.ID – Pemberontakan dan kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI) sampai kapanpun tampaknya tak akan bisa dimaafkan dan tak mudah dilupakan oleh bangsa ini. Berkali kali partai berlambang palu arit itu sering berulah melakukan makar atau kudeta.

Sejak bangsa ini merdeka, PKI telah beberapa kali melakukan pemberontakan. Mulai tahun 1945, 1948 hingga puncaknya 1965. Wakil Sekretaris PBNU, Abdul Mun’im DZ mengatakan bahwa pembantaian ulama dan santri pada masa silam oleh PKI adalah satu contoh.

Nahdlatul Ulama (NU) oleh PKI dianggap musuh yang sangat berbahaya sebab secara jumlah, NU adalah organisasi yang memiliki basis massa besar dengan peran para Kiai yang berpengaruh kuat terhadap warga Nahdlatul Ulama.

Sehingga tak heran bila NU dianggap sebagai batu sandungan dan PKI menculik serta membunuhi. Sebagaimana bisa dibaca dalam buku karya Anab Afifi dan Thowaf Zuharon berjudul “Ayat Ayat Yang Disembelih”.

Buku yang ditulis berdasarkan kisah nyata itu korban kekejian PKI tersebut dikatakan bahwa PKI melakukan gerakan revolusioner yang disebut formal fase non parlementer atau pengambil alihan kekuasaan dari pemerintah yang sah dengan cara apapun baik halus atau sebaliknya.

Di buku itu diceritakan bagaimana upaya kudeta PKI yang dilakukan pada Oktober 1945 dengan menculik, menganiaya dan membunuh atau memggergaji sejumlah warga, ulama, santri hingga pejabat yang ada di wilayah sekitar Tegal, Jateng.

Di Slawi, Tegal PKI waktu itu melakukan penyembelihan besar besaran serta mengarak dengan brutal Kardinah yang merupakan adik kandung RA Kartini berkeliling kota dengan dada terbuka sebelum akhirnya dieksekusi mati.

Di Lebak, Banten, gerombolan PKI berhasil menculik dan menyembelih dengan gergaji Bupati Lebak, Banten, R Hadiwinangun pada 9 Oktober 1945. Kemudian pada 2009 lalu, sejarawan Aminuddin Kasdi membuka rahasia besar yang terdapat dalam buku saku berjudul “ABC Revolusi Keluar Comite Central (CC) PKI” tahun 1957.

Buku itu berupa dokumen penting berisi 3 rencana besar revolusi atau pemberontakan PKI di Indonesia menuju negara komunis modern sesuai perkembangan jaman.

 

TULISKAN PENDAPAT KAMU?

Please enter your comment!
Please enter your name here