Home Ekonomi Fakta Sejarah GUM Shopping Centre Moscow

Fakta Sejarah GUM Shopping Centre Moscow

92
0
Gum Shoping Centre Moscow
Mall terbesar di Rusia yang terletak di kota Moscow ini lebih mirip istana ketimbang pusat perbelanjaan.
Mall Rasa Istana, Ini 5 Fakta Menarik GUM Shopping Centre Moscowtrendymoscow.com

GUM adalah singkatan dari Glavnyj Universalnyj Magazin yang berarti Main Universal Store, atau setara dengan pusat perbelanjaan utama. Mall ini sudah dibangun sejak akhir abad ke-18 di era pemerintahan Ratu Catherine II. Beliau menunjuk seorang arsitek neoklasik asal Italia bernama Giacomo Quarengi, untuk merancang bangunan pusat perbelanjaan terbesar di tengah kota.

Satu kawasan dengan situs warisan budaya dunia yang dilindungi UNESCO

GUM Mall berada di kawasan pusat pemerintahan Kremlin, berdekatan dengan 3 situs warisan budaya dunia yang dilindungi UNESCO. Rusia menyumbang 3 tempat ke dalam daftar situs budaya UNESCO yaitu gedung pemerintahan Kremlin, Red Square atau Lapangan Merah yang menjadi ikon kota Moscow, dan Gereja Katedral Santo Basil.

GUM berdiri sederet dengan Gereja Katedral Santo Basil, sesuai dengan instruksi Ratu Catherine II yang menginginkan pusat perbelanjaan mewah ini menghadap ke arah Red Square.

Mall Rasa Istana, Ini 5 Fakta Menarik GUM Shopping Centre Moscowkremlintour.com

Pada tahun 1928, GUM sempat ditutup karena dialihfungsikan oleh Joseph Stalin sebagai ruang kantor dewan komite. Kemudian pada tahun 1932 terjadi tragedi bunuh diri yang dilakukan oleh Nahzeda, istri Stalin. Jenazahnya sempat disemayamkan beberapa hari di gedung ini. GUM kembali dibuka pada tahun 1953 dengan ratusan toko di dalamnya yang selalu ramai antrean pengunjung.

Pembangunan GUM berlangsung selama 3 tahun (1890-1893) di bawah instruksi arsitek Alexander Pomerantsev dan ahli teknik bernama Vladimir Sukhov. Gedung sepanjang 242 meter ini memiliki atap kaca yang terbuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi.

Berdiameter 14 meter, rangka atapnya yang berbentuk melengkung ini dibuat dari 50 ribu potong logam. Beratnya mencapai 820 ton dan sudah teruji kuat menampung tumpukan salju di musim dingin.

Untuk panel terdiri dari 20 ribu lebih lembaran kaca tebal, yang beratnya pun mencapai 800 ton lebih. Setiap lantai terbuat dari beton, dengan desain arcade cantik berlapis granit merah Finlandia, marmer Tarusa dan batu kapur. Wuih, megah banget kan?

Separuh sahamnya dimiliki pengelola butik dan barang mewah Rusia, Bosco di Ciliegi

Mall Rasa Istana, Ini 5 Fakta Menarik GUM Shopping Centre Moscowkremlintour.com

Di awal tahun 90-an saat kejayaan Uni Soviet berada di ujung tanduk, saham GUM mulai diprivatisasi oleh beberapa orang. Tepat setelah Uni Soviet dibubarkan, barulah kepemilikan saham diambil alih sepenuhnya oleh perusahaan bernama Perekryostok.

Urusan saham mengalami perubahan lagi di pertengahan tahun 2005. Bosco di Ciliegi yang berperan besar dalam distribusi barang mewah di Rusia membeli separuh saham GUM hingga kini.

Wisatawan yang berkunjung ke Moscow dapat dengan mudah mengakses mall ini, karena lokasinya berada di satu kawasan yang sama dengan ikon kota.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here