Home Merdeka Bandung Lautan Api, Peristiwa Penting Rakyat Indonesia

Bandung Lautan Api, Peristiwa Penting Rakyat Indonesia

348
0

Oleh Hamzah Afifi

Sejarahone.id – Bandung lautan api adalah peristiwa penting bagi rakyat Indonesia, khususnya bagi warga Bandung. Untuk mengenang pengorbanan para pahlawan yang telah berjasa dalam peristiwa “Bandung Lautan Api” pada 24 Maret 1946, maka ditetapkanlah 24 Maret sebagai hari penting untuk rakyat Indonesia.

Sejarah Bandung lautan api merupakan bentuk perlawanan masyarakat Bandung yang tidak ingin kota tercinta mereka dijadikan sebagai markas militer strategis oleh tentara Inggris dan NICA Belanda yang mengultimatum rakyat Bandung untuk meninggalkan kota tersebut.

Hal inilah yang mendorong warga Bandung dan Tentara Republik Indonesia (TRI) untuk “bumihanguskan” kota dengan julukan Paris Van Java tersebut. Tentu saja keputusan tersebut sangat berat dilakukan oleh warga Bandung. Dari sejarah Bandung Lautan Api tersebut perlu diketahui, ternyata ada banyak fakta menarik tentang sejarah ini yang perlu dipelajari.

Tanpa disadari ternyata istilah bandung lautan api ini digagas oleh dua orang pemuda yang berperan cukup strategis dalam peristiwa tersebut, yaitu Rukana seorang komandan Militer yang ada di Bandung. Hal ini terjadi ketika A.H. Nasution, Rukana dan Sutan Syahrir berbincang, lalu muncullah pendapat dari Rukana yang mengatakan “Mari kita bikin Bandung Selatan menjadi lautan api”.

Selain Rukana, ternyata ada pula pemuda lain yang juga mengatakan kata “Bandung Lautan Api”, yaitu wartawan dari harian Suara Merdeka, bernama Atje Bastaman. Ia menyaksikan sendiri peristiwa pembakaran tersebut, saat itu bandung begitu memerah. Akhirnya, ketika menulis berita ia membuat sebuah judul berita berjudul “Bandoeng Djadi Laoetan Api”. Namun, karena tidak memiliki ruang yang banyak untuk judul berita, akhirnya ia membuat “Bandoeng Laoetan Api”.

Perlu diketahui, peristiwa bandung lautan api terjadi cukup lama yaitu selama 7 jam. Walau, tidak ada sumber yang pasti mengatakan kapan mulainya pembakaran tersebut, akan tetapi yang pasti peristiwa bersejarah ini terjadi pada malam hari. Bahkan hingga pukul 12 malam masih terjadi peristiwa pembumihangusan ibu kota Jawa Barat tersebut.

Walau kita mengetahui terjadinya pembakaran ini karena adanya musyawarah penduduk Bandung dan TRI, namun ide pembakaran ini adalah Kolonel A.H Nasution. Beliau adalah seorang Komandan Divisi III, ia pula yang memberi perintah agar masyarakat sekitar meninggalkan kota Bandung dengan segera.

Ada banyak nama pahlawan yang kita ketahui dari peristiwa ini, namun siapa yang menyangka ternyata ada dua nama pemuda misterius yang sangat berjasa terhadap peristiwa tersebut. Kedua pemuda tersebut adalah Mohamad Toha dan juga Mohamad Ramdan yang dikabarkan hilang pada saat peristiwa tersebut.

Menurut beberapa sumber sejarah, Mohamad Toha pahlawan asli Bandung tersebut merupakan yang membawa dinamit untuk meledakan gudang senjata milik tantara Jepang, yang sangat dijaga ketat. Ternyata, kedua pemuda tersebut telah gugur dalam pertempuran tersebut.

Sedangkan lagu “Halo-halo Bandung”, selama ini yang kita ketahui penciptanya adalah Ismail Marzuki ternyata bukan, beliau hanya mengubah beberapa bagian dari lagu tersebut. Bahkan, hingga sekarang tidak ada yang mengetahui siapa pencipta lagu yang sangat terkenal hingga sekarang.

Demikian peristiwa sejarah yang menarik tentang “Bandung Lautan Api”. Namun, sebagai negara Indonesia yang sangat kental dengan sejarah perjuangan kemerdekaan, maka ada baiknya para pemuda pemudi lebih mengetahui fakta yang lebih dalam tentang sejarah Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here