Home Galeri Sekilas Tentang Sejarah Roti

Sekilas Tentang Sejarah Roti

142
0
SEJARAHONE.ID – Roti adalah makanan olahan tertua di dunia. Bukti dari 30.000 tahun lalu di Eropa memperlihatkan residu tepung di permukaan bebatuan yang digunakan untuk menumbuk makanan. Kemungkinan pada waktu itu tepung sudah mulai diekstraksi dari umbi-umbian, misalnya dari tumbuhan jenis Typha dan tumbuhan paku. Tepung ini ditebarkan di atas batu yang datar, dibakar dengan api, menjadi flatbread primitif.

Sekitar tahun 10.000 SM, dengan munculnya era neolitikum dan perkembangan pertanian, biji-bijian menjadi bahan utama roti.

 

Bibit ragi belum dikenal, sehingga adonan mengembang secara alami, tanpa banyak campur tangan manusia.

Roti Berawal dari Mesir

Beberarapa sumber Sejarah menyebutkan bahwa  roti pertama kali ditemukan di Mesir dan daerah Mesopotamia sekitar 12.000 tahun yang lalu. Masyarakat disana gemar mengkonsumsi gandum dan suatu hari mereka mulai menemukan cara lain mengkonsumsinya selain dimakan secara langsung yaitu dengan menjadikannya sebagai pasta lalu dimasak diatas api.

Tentunya saat itu roti hanya berbentuk seadanya karena belum ditemukannya ragi sebagai pengembang. Roti yang sudah dimasak tersebut pun bisa disimpan selama berhari-hari sebagai pasokan makanan.

Dimulai dari Mesir, roti pun mulai tersebar ke Yunani hingga ke Eropa. Bahkan di Eropa roti menjadi salah satu makanan yang mencerminkan status sosial seseorang. Hal ini dikarenakan tepung sebagai bahan dasar roti yang berwarna putih pada saat itu harganya cukup mahal. Hanya orang kaya yang mampu membelinya. Akhirnya masyarakat kelas menengah kebawah cenderung memilih tepung yang berwarna gelap dimana hasil rotinya pun gelap.

Dari situlah muncul makna status sosial dari sebuah roti. Apabila roti berwarna putih berarti dia berasal dari orang kaya karena menggunakan tepung putih yang mahal sedangkan mereka yang memakan roti berwarna gelap adalah orang miskin.

Teknik Pengembangan Roti

Ada beberapa sumber teknik pengembangan roti pada awalnya. Ragi yang ada di udara bisa didapat dengan membiarkan adonan yang belum matang terekspos udara beberapa waktu sebelum dimasak. Pliny the Elder melaporkan bahwa Bangsa Galia dan Iberia menggunakan bir yang sudah diskim yang disebut barm untuk membuat roti yang lebih ringan dari yang biasa dibuat orang.

Di daerah kuno yang lebih mengenal minuman anggur daripada bir, menggunakan pasta dari jus anggur dan tepung untuk memulai fermentasi, atau biji gandum yang direndam dalam anggur sebagai sumber ragi. Sumber paling utama dari pengembangan roti saat itu adalah teknik roti asam.

Roti adalah makanan berbahan dasar utama tepung terigu dan air, yang difermentasikan dengan ragi, tetapi ada juga yang tidak menggunakan ragi. Namun dengan kemajuan teknologi, manusia membuat roti diolah dengan berbagai bahan seperti garamminyakmentega, ataupun telur untuk menambahkan kadar protein di dalamnya sehingga didapat tekstur dan rasa tertentu. Roti termasuk makanan pokok di banyak negara Barat. Roti adalah bahan dasar pizza dan lapisan luar roti lapis. Roti biasanya dijual dalam bentuk sudah diiris, dan dalam kondisi segar yang dikemas rapi dalam plastik.

Dalam beberapa budaya, roti dipandang sangat penting sehingga menjadi bagian ritual keagamaan.

Mengolah makanan dalam hal ini roti merupakan teknik mendasar dalam sejarah manusia. Roti tertua berasal dari 30.000 tahun lalu.

TULISKAN PENDAPAT KAMU?

Please enter your comment!
Please enter your name here