Home Galeri Rumah Sakit Pertama Dibangun di Pinggir Sungai Ciliwung

Rumah Sakit Pertama Dibangun di Pinggir Sungai Ciliwung

36
0

SEJARAHONE.ID – Di masa penjajahan Belanda, warga pribumi belum terpikir untuk belajar ilmu medis. Jangankan belajar ilmu medis, untuk makan saja kesulitan, padahal warga pribumi adalah pemilik sumberdaya alam. Penjajahan Belanda telah menimbulkan penderitaan bagi rakyat Indonesia. Penjajahan tidak bisa dibenarkan  di negeri mana pun.  Di Indonesia pada periode penjajahan, Belanda membangun sekolah, jalan dan rumah sakit. Dan tulisan ini akan membahas tentang Rumah Sakit pertama yang dibangun penjajah Belanda di Indonesia.

Vereenigde Oost – Indische Compagnie  atau VOC pada abad 18 membangun rumah sakit pertama di Batavia. Rumah sakit yang dibangun pada saat itu luasnya sekitar 900 x 1300 meter dan berada di tiga kelurahan di Jakarta Kota.

Rumah sakit ini dibangun di  bagian Timur Kali Besar (Ciliwung). VOC telah membangun gedung pemerintahan dan gedung lainnya di sekitar Sungai Ciliwung. Bagian utara kota adalah pembangunan pertama, yakni pembangunan Gudang barang-barang komoditi VOC, yang bernama Nassau (1613) dan Mauritius (1617). Kedua gedung kini lokasinya berada di antara jalan  Tongkol dan Kali Besar yang mengalir ke arah Pelabuhan Sunda Kelapa.

Sedangkan gedung rumah sakit dibangun di sisi sungai Kali Besar yaitu di jl. Kali Besar Timur. Bagian Utara gedung rumah sakit di batasi dengan Jalan Bank (Museum Bank Mandiri). Dahulu jalan Ini disebut sebagai Ziekenhuis straat  yang di ujungnya ada jembatan Rumah Sakit dan berbelok ke kiri ke KleinePoort atau kini dikenal dengan Pintu Kecil.

 

Gambar Kota Batavia Pada Tahun 1937

Pada tahun 1937 ada sebuah gambar yang menunjukkan sisa bangunan Rumah Sakit pertama tersebut. Tanda bintang merah pada gambar tersebut adalah bangunan bata kuno yang merupakan sisadari bangunan RS pertama di Indonesia. RS ini pindah pada tahun 1801 di daerah yangsekarang ditempati Masjid besar Istiqal. Sebelumnya merupakan kompleks Citadel.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here