Home Galeri Kilas Sejarah Sang Ikon Jakarta

Kilas Sejarah Sang Ikon Jakarta

30
0
Monumen Nasional

Oleh. Hana Wulansari

SejarahOne.id – Ketika pusat pemerintahan Republik Indonesia kembali ke Jakarta, setelah sebelumnya berkedudukan di Yogyakarta pada tahun 1950, Presiden Sukarno mulai merencanakan pembangunan sebuah Monumen Nasional yang setara dengan Menara Eiffel di lapangan tepat di depan Istana Merdeka. Pembangunan Tugu Monas bertujuan mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan 1945, agar terus membangkitkan inspirasi dan semangat patriotisme generasi penerus bangsa.

Pada tanggal 17 Agustus 1954, sebuah komite nasional dibentuk dan sayembara perancangan Monumen Nasional digelar pada tahun 1955. Terdapat 51 karya yang masuk, akan tetapi hanya satu karya yang dibuat oleh Frederich Silaban yang memenuhi kriteria yang ditentukan komite, antara lain menggambarkan karakter bangsa Indonesia dan dapat bertahan selama berabad-abad.

Sayembara kedua digelar pada 1960 tetapi sekali lagi tak satupun dari 136 peserta yang memenuhi kriteria. Ketua juri kemudian meminta Silaban untuk menunjukkan rancangannya kepada Sukarno. Akan tetapi Sukarno kurang menyukai rancangan itu dan ia menginginkan monumen itu berbentuk lingga dan yoni.

Silaban kemudian diminta merancang monumen dengan tema seperti itu, akan tetapi rancangan yang diajukan Silaban terlalu luar biasa sehingga biayanya sangat besar dan tidak mampu ditanggung oleh anggaran negara, terlebih kondisi ekonomi saat itu cukup buruk.

Silaban menolak merancang bangunan yang lebih kecil dan menyarankan pembangunan ditunda hingga ekonomi Indonesia membaik. Sukarno kemudian meminta arsitek R.M. Soedarsono untuk melanjutkan rancangan itu. Soedarsono memasukkan angka 17, 8 dan 45, melambangkan 17 Agustus 1945 memulai Proklamasi Kemerdekaan RI, ke dalam rancangan monumen itu. Tugu Peringatan Nasional ini kemudian dibangun di areal seluas 80 hektare. Tugu ini diarsiteki oleh Frederich Silaban dan R. M. Soedarsono, mulai dibangun 17 Agustus 1961.

Monas merupakan salah satu tugu yang melambangkan perjuangan Indonesia. Terletak di tengah lapangan merdeka, pembangunan Monas dimulai pada 17 Agustus 1961 untuk tahap pertama dan diketuai Presiden RI. Sedangkan tahap kedua sejarah berdirinya Monas dilakukan pada tahun 1969.

Sejarah singkat Monas mengenai tahap pembangunan kedua tertuang dalam Kepres No 314 Tahun 1969 yang diketuai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Monas pun diresmikan pada tahun 1975. Bagian-bagian Monas dari Pintu Gerbang Utama, Ruang Museum Sejarah, Ruang Kemerdekaan, Pelataran Cawan, Api Kemerdekaan, Badan Tugu dan Puncak Tugu. Bagian atas tugu Monas disebut memiliki emas lapisan seberat 35 kg. Kini Monas telah dikenal oleh masyarakat sebagai ikon kota Jakarta.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here